KELOMPOK 4 : TOR LIPUTAN MEREDUPNYA UKIR JEPARA


PERENCANAAN PROGRAM RADIO
(MEREDUPNYA UKIR JEPARA)
Disusun Guna Memenuhi Tugas Ulangan Tengah Semester Genap
Mata Kuliah: Produksi Siaran Radio
Dosen Pengampu: Sunarni, S.Sos., M.IKom.

Oleh :
KELOMPOK 4
1.      Fina Rahmatika              (1740210038)
2.      Uuli Kufita Imtihana      (1740210039)
3.      Khoirul Anam               (1740210056)
4.      Isna Alfiatin Nafiah        (1740210061)
5.      Diah Pitaloka                  (1740210065)
6.      Ika Yulianingtyas           (1740210067)

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI KUDUS
DAKWAH DAN KOMUNIKASI ISLAM
KOMUNIKASI DAN PENYIARAN ISLAM
2019
PERENCANAAN PROGRAM SIARAN RADIO
Tema : Ukir
Judul : Meredupnya Produksi Ukir Di Jepara
Latar Belakang
Kota ukir telah menjadi ikon bagi sebuah kabupaten kecil di Jawa Tengah yaitu Kabupaten Jepara. Industri ukir telah menjadi sumber penghasilan bagi sebagian besar warga Kabupaten Jepara, bahkan tidak hanya laki-laki yang mahir mengukir akan tetapi perempuan pun ada sebagian yang mahir mengukir. Keahlian mengukir ini seakan-akan menjadi keahlian yang berkembang turun temurun dari generasi ke generasi. Keahlian tersebut mereka tuangkan dalam berbagai bentuk jenis meubel yang kian cantik ketika ukiran menhiasi sisi-sisinya.
Namun saat ini kegiatan mengukir bukanlah menjadi kegiatan mayoritas warga Jepara. Hal ini di sebabkan oleh banyak factor, antara lain penurunan permintaan meubel dari luar negeri di karenakan krisis keuangan global, ketersediaan kayu yang kian hari kian menipis akibat penggundulan hutan. Selain itu, banyaknya pabrik-pabrik industri yang mulai menjamur di Kabupaten Jepara menjadikan banyak warga yang beralih profesi menjadi pekerja pabrik industry. Mayoritas dari mereka adalah kaum muda, hal ini sangat ironis karena tidak adanya generasi yang meneruskan ikon Jepara sebagai kota ukir.
Angel atau Sudut Pandang
Kelestarian ukir Jepara yang semakin meredup
Narasumber
1.      Pengrajin ukir
2.      Kaum muda
3.      Pemerintah
Daftar Pertanyaan
1.      Sejak kapan usaha meubel dan ukir di Jepara mulai menurun atau meredup ?
2.      Hal apa yang memicu penyebab melemahnya usaha meubel dan ukir di Jepara ?
3.      Apa dampak yang di timbulkan akibat melemahnya usaha meubel dan ukir di Jepara ?
4.      Bagaimana peran BPPD Kabupaten Jepara mengenai melemahnya usaha meubel dan ukir yang ada di Jepara ?
5.      Apa upaya pemerintah setelah mengetahui ukir dan meubel adalah sumber pendapatan di daerah Kabupaten Jepara ini melemah, bahkan hampir tidak terdengar lagi suaranya ?
6.      Bagaimana nasib para pengusaha atau pengrajin meubel ukir Jepara setelah kita tahu bahwa usaha tersebut mengalami penurunan dari tahun ke tahun ?
7.      Apakah pemerintah telah mendirikan lembaga pelatihan ukir dan meubel untuk menghidupkan atau membangun kembali ukiran dan meubel kita dapat bersaing kembali dengan yang lain ?
8.      Sebagai generasi muda, hal apa yang di lakukan untuk membangun atau menghidupakan kembali bahwa sesungguhnya jepara adalah kota ukir yang dengan keindahan ukirnya dapat dijadikan ciri khas dari kota Jepara sendiri ?

Observasi dan Rancangan Sound di Lapangan
Aktifitas gergaji kayu, aktifitas mengukir, suara motor, kegiatan mengamplas kayu dan suara musik saat kegiatan mengukir berlangsung.

Komentar